Kamis, 24 Februari 2011

FU si cepat, secapat kereta

Tampak keren bukan??? gag salah lagi FU memang sangat diminati banyak orang, terutama kalangan anak muda. Tidak heran kalo peminat motor yang satu ini sangat banyak, bawaan dari pabrikan saja sudah keren abis, apalagi bila sedikit di poles seperti gambar...hemmmm tentu sangat menggoda dan yang pasti pengen memilikinya..
Sedikit informasi dari si pemilik FU ini, dia sangat terobsesi sekali buat motornya bisa jadi motor yang sngat bagus,,makanya "didik" sang pemilik motor FU ini, motor ini bakal saya rawat bene- bener, kata si pemilik motor FU tersebut. Bisa diamati, motor ini sudah di ubah dari body,pelek,arm. konsep minimalis tapi hasil maksimal bukan?? hanya mengecat body,memoles pelek & tentu yang tidak kalah yaitu sedikit sentuhan crom pada lenganayun atau arm, sangat bagus tentunya...
Nahhh....bagaimana,anda tertarik?????

Selasa, 22 Februari 2011

Seni Menata Hati dalam Bergaul...


Pergaulan yg asli adl pergaulan dari hati ke hati yg penuh keikhlasan yg insya Allah akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yg penuh rekayasa dan tipu daya demi kepentingan yg bernilai rendah tak akan pernah langgeng dan cenderung menjadi masalah.

1. Aku Bukan Ancaman Bagimu
    Kita tak boleh menjadi seorang yg merugikan orang lain, terlebih kalau kita simak Rasulullah Saw. bersabda "Muslim yg terbaik adl muslim yg muslim lain selamat/merasa aman dari gangguan lisan dan tangannya."
Hindari penghinaan Apapun yg bersifat merendahkan ejekan, penghinaan dalam bentuk apapun terhadap seseorang baik tentang kepribadian, bentuk tubuh dan sebagainya jangan pernah dilakukan krn tak ada masalah yg selesai dgn penghinaan, mencela dan merendahkan yg ada adl perasaan sakit hati serta rasa dendam.
Hindari ikut campur urusan pribadi Hindari pula ikut campur urusan pribadi seseorang yg tak ada manfaatnya jika kita terlibat. Seperti yg kita maklumi tiap orang punya urusan pribadi yg sangat sensitif yg bila terusik niscaya akan menimbulkan keberangan.
Hindari memotong pembicaraan Sungguh dongkol bila kita sedang berbicara kemudian tiba-tiba dipotong dan disangkal, berbeda hal bila uraian tuntas dan kemudian dikoreksi dgn cara yag arif niscaya kita pun berkecenderungan menghargai bahkan mungkin menerimanya. Maka latihlah diri kita utk bersabar dalam mendengar dan mengoreksi dgn cara yg terbaik pada waktu yg tepat.
Hindari membandingkan Jangan pernah dgn sengaja membandingkan jasa kebaikan, penampilan, harta, kedudukan seseorang sehingga yg mendengar merasa diri tak berharga, rendah atau merasa terhina.
Jangan membela musuh dan mencaci kawan Membela musuh maka dianggap bergabung dgn musuh, begitu pula mencaci kawan berarti memusuhi dirinya. Bersikaplah yg netral sepanjang diri kita menginginkan kebaikan bagi semua pihak dan sadar bahwa utk berubah harus siap menjalani proses dan tahapan.
Hindari merusak kebahagian orang lain Bila seseorang sedang berbahagia janganlah melakukan tindakan yg akan merusak kebahagiaanya. Misalkan ada seseorang yg merasa beruntung mendapatkan hadiah dari luar negeri padahal kita tau persis bahwa barang tersebut buatan dalam negeri maka kita tak perlu menyampaikan biarlah dia berbahagia mendapatkan oleh-oleh tersebut.
Jangan mengungkit masa lalu Apalagi jika yg diungkit adl kesalahan, aib atau kekurangan yg sedang berusaha ditutupi. Ingatlah bahwa tiap orang memiliki kesalahan yg sangat ingin disembunyikan termasuk diri kita, maka jangan pernah usil utk mengungkit dan membeberkannya, hal seperti ini sama denga mengajak bermusuhan.
Jangan mengambil hak orang lain Jangan pernah terpikir utk menikmati hak orang lain, tiap gangguan terhadap hak seseorang akan menimbulkan rasa tak suka dan perlawanan yg tentu akan merusak hubungan. Sepatutnya kita harus belajar menikmati hak kita agar bermanfaat dan menjadi bahan kebahagiaan orang lain.
Hati-hati dengan kemarahan Bila anda marah maka waspadalah karena kemarahan yg tak terkendali basa menghasilkan kata dan perilaku yg keji, yg sangat melukai dan tentu perbuatan ini akan menghancurkan hubungan baik di lingkungan manapun. Kita harus mulai berlatih mengendalikan kemarahan sekuat tenaga dan tak usah sungkan utk meminta maaf andai kata ucapan dirasakan berlebihan.
Jangan menertawakan Sebagian besar dari sikap menertawakan seseorang adl krn kekurangan baik sikap, penampilan, bentuk rupa, ucapan dan lain sebagainya. Ingatlah bahwa tertawa yg tak pada tempat serta berlebihan akan mengundang rasa sakit hati.
Hati-hati dgn penampilan, bau badan dan bau mulut Tidak ada salahnya kita selalu mengontrol penampilan, bau badan atau mulut kita krn penampilan atau bau badan yg tak segar akan membuat orang lain merasa terusik kenyamanan dan cenderung ingin menghindari kita.

2. Aku menyenangkan bagimu
Wajah yg selalu cerah ceria Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah besabda "Janganlah terlalu membebani jiwamu dgn segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dgn hal-hal yg ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yg berat ia akan menjadi buta"
Senyum tulus Rasulullah senantiasa tersenyum manis sekali dan ini sangat menyenangkan bagi siapapun yg menatapnya. Senyum adl sedekah, senyuman yg tulus memiliki daya sentuh yg dalam ke dalam lubuk hati siapapun, senyum adl nikmat Allah yg besar bagi manusia yg mencintai kebaikan. Senyum tak dimiliki oleh orang-orang yg keji sombong angkuh dan orang yg busuk hati.
Kata-kata yg santun dan lembut Pilihlah kata-kata yg paling sopan dan sampaikan dgn cara yg lembut, krn sikap seperti itulah yg dilakukan Rasulullah ketika berbincang dgn para sahabat sehingga terbangun suasana yg menyenangkan. Hindari kata yg kasar, menyakitkan, merendahkan, mempermalukan serta hindari pula nada suara yg keras dan berlebihan.
Senang menyapa dan mengucapkan salam Upayakanlah kita selalu menjadi orang yg paling dahulu dalam menyapa dan mengucapkan salam. Jabatlah tagan kawan kita penuh dgn kehangatan dan lepaslah tangan sesudah diepaskan oleh orang lain, krn demikianlah yg dicontohkan Rasulullah. Jangan lupa utk menjawab salam dgn sempurna dan penuh perhatian.
Bersikap sangat sopan dan penuh penghormatan Rasulullah jikalau berbincang dgn para sahabat selalu berusaha menghormati dgn cara duduk yg penuh perhatian, ikut tersenyum jika sahabat melucu dan ikut merasa takjub ketika sahabat mengisahkan hal yg mempesona sehingga tiap orang merasa diri sangat diutamakan oleh Rasulullah.
Senangkan perasaan Pujilah dgn tulus dan tepat terhadap sesuatu yg layak dipuji sambil kita kaitkan dgn kebesaran Allah sehingga yg dipuji pun teringat akan asal muasal nikmat yg diraih, nyatakan terima kasih dan do’akan. Hal ini akan membuatnya merasa bahagia. Dan ingat jangan pernah kikir utk berterima kasih.
Penampilan yg menyenangkan Gunakanlah pakaian yg rapi serasi dan harum. Menggunakan pakaian yg baik bukanlah tanda kesombongan, Allah Maha Indah dan menyukai keindahan tentu saja dalam batas yg sesuai syariat yg disukai Allah.
Maafkan kesalahan Jadilah pemaaf yg lapang dan tulus terhadap kekurangan dan kesalahan orang lain kepada kita, krn hal ini akan membuat bahagia dan senang siapapun yg pernah melakukan kekhilafan terhadap kita dan tentu hal ini pun akan mengangkat citra kita dihatinya.

3. Aku Bermanfaat Bagimu
    Keberuntungan kita bukanlah diukur dari apa yg kita dapatkan tapi dari nilai manfaat yg ada dari kehadiran kita, bukankah sebaik-baik di antara manusia adl orang yg paling banyak bermanfaat bagi hamba-hamba Allah lainnya.
Rajin bersilaturahmi Silaturahmi secara berkala, penuh perhatian, kasih sayang dan ketulusan walaupun hanya beberapa saat benar-benar akan memiliki kesan yg mendalam apalagi jikalau membawa hadiah insya Allah akan menumbuhkan kasih sayang.
Saling berkirim hadiah Seperti yg telah diungkap sebelumnya bahwa saling memberi dan berkirim hadiah akan menumbuhkan kasih sayang. Jangan pernah takut miskin dgn memberikan sesuatu krn Allah yg Maha Kaya telah menjanjikan ganjaran dan jaminan tak akan miskin bagi ahli sedekah yg tulus.
Tolong dgn apapun Bersegeralah menolong dgn segala kemampuan, harta, tenaga, waktu atau perhatian yg tulus, walau perhatian utk mendengar keluh kesahnya. Apabila tak mampu maka do’akanlah dan percayalah bahwa kebaikan sekecil apapun akan diperhatikan dan dibalas dgn sempurna oleh Allah.
Sumbangan ilmu dan pengalaman Jangan pernah sungkan utk mengajarkan ilmu dan pengalaman yg dimiliki, kita harus berupaya agar ilmu dan pengalaman yg ada pada diri kita bisa menjadi jalan bagi kesuksesan orang lain.

Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dgn tulus ikhlas maka kebahagiaan dalam bergaul dgn siapapun akan terasa nikmat krn tak mengharapkan sesuatu dari orang lain, melainkan kenikmatan kita adl melakukan sesuatu utk orang lain. Dan semata krn Allah SWT.
by:etta adhi

SELALU MENATA HATI............


Betapa indah sekiranya kita memiliki qolbu yg senantiasa tertata, terpelihara dan terawat dgn sebaik-baiknya. Ibarat taman bunga yg pemiliknya mampu merawat dgn penuh kesabaran dan ketelatenan. Alur-alur penanaman tertata rapi. Pengelompokan jenis dan warna bunga berkombinasi secara artistik. Yang ditanam hanya tanaman bunga yg memiliki warna-warni yg indah atau bahkan yg menyemerbakan keharuman yg menyegarkan.
Rerumputan liar yg tumbuh dibawah senantiasa disiangi. Parasit ataupun hama yang akan merusak batang dan daun dimusnahkan. Tak lupa tiap hari disirami dgn merata dgn air yg bersih. Tak akan dibiarkan ada dahan yang patah atau ranting yg mengering.
Walhasil tanah senantiasa gembur tanaman bunga pun tumbuh dgn subur. Dedaunan sehat menghijau. Dan subhanallah bila pagi tiba manakala sang matahari naik sepenggalah dan saat titik-titik embun yg bergelayutan di ujung dedaunan menagkap kilatan cahaya bunga-bunga itu dgn aneka warna mekar merekah. Wewangian harum semerbak ke seantero taman tak hanya tercium oleh pemilik tetapi juga oleh siapapun yg kebetulan berlalu dekat taman. Sungguh alangkah indah dan mengesankan.

Begitu pun qolbu yg senantiasa tertata, terpelihara serta terawat dgn sebaik-baiknya. Pemilik akan senantiasa merasakan lapang, tenteram, tenang. sejuk dan indah hidup di dunia ini. Semua ini akan tersemburat pula dalam tiap gerak-gerik, perilaku, tutur kata, sunggingan senyum, tatapan mata, riak air muka bahkan diam sekalipun.
Orang yg hati tertata dgn baik tak pernah merasa resah gelisah tak pernah bermuram durja tak pernah gundah gulana. Kemana pun pergi dan dimana pun berada ia senantiasa mampu mengendalikan hatinya. Diri senantiasa berada dalam kondisi damai dan mendamaikan, tenang dan menenangkan, tenteram dan menenteramkan. Hati bagai embun yg menggelayut di dedaunan di pagi hari, jernih, bersinar, sejuk dan menyegarkan. Hati tertambat bukan kepada barang-barang yg fana melainkan selalu ingat dan merindukan Zat yg Maha Memberi Ketenteraman Allah Azza wa Jalla.
Ia yakin dgn keyakinan yg amat sangat bahwa hanya dgn mengingat dan merindukan Allah, hanya dgn menyebut-nyebut nama-NYA, tiap saat meyakini dan mengamalkan ayat-ayat-Nya maka hati menjadi tenteram. Tantangan apapun dihadapi, seberat apapun diterima dgn ikhlas. Dihadapi dgn sunggingan senyum dan lapang dada. Bagai tak ada masalah, sebab yg menjadi masalah hanyalah cara yg salah dalam menghadapi masalah.

Adalah kebalikan dgn orang yg berhati semrawut dan kusut masai. Ia bagaikan kamar mandi yg kumuh dan tak terpelihara. Lantai penuh dgn kotoran. Lubang WC masih belepotan sisa kotoran. Dinding kotor dan kusam. Gayung bocor, kotor dan berlendir. Pintu tak berselot. Kran susah diputar dan air pun sulit utk mengalir. Tak ada gantungan. Bau membuat tiap orang yg menghampiri menutup hidung. Sudah pasti tiap orang enggan memasukinya. Kalaupun ada yg sudi memasuki pastilah krn tak ada pilihan lain dan dalam keadaan yg sangat terdesak. Itu pun seraya menutup hidung dan menghindarkan pandangan sebisa-bisanya.

Begitu pun keadaan dgn orang yg berhati kusam. Ia senantiasa tampak resah dan gelisah. Hati dikotori dgn buruk sangka, dendam kesumat, licik, tak mau kompromi, mudah tersinggung, tak senang melihat orang lain berbahagia, kikir dan lain-lain, penyakit hati yg terus menerus menumpuk hingga sulit untuk dihilangkan. Sungguh orang yg berhati busuk seperti itu akan mendapatkan kerugian yg berlipat-lipat. Tidak saja hati yg selalu gelisah namun juga orang lain yang melihat pun akan merasa jijik dan tak akan menaruh hormat sedikit pun jua. Ia akan dicibir dan dilecehkan orang. Ia taka akan disukai sehingga sangat mungkin akan tersisih dari pergaulan. Terlepas siapa orangnya. Adakah ia orang berilmu, berharta banyak, pejabat atau siapapun, kalau berhati busuk niscaya akan mendapat celaan dari masyarakat yg mengenalnya. Derajat pun mungkin akan sama atau bahkan lbh hina dari pada apa yg dikeluarkan dari perutnya.
Bagi orang yg demikian selain derajat kemulian akan jatuh di hadapan manusia juga di hadapan Allah. Ini dikarenakan hari-hari selalu diwarnai dengan aneka perbuatan yg mengundang dosa. Allah tak akan pernah berlaku aniaya terhadap makhluk-makhluknya. Sesungguhnyalah apa yg didapatkan seseorang itu tak bisa tak merupakan buah dari apa yg diusahakannya.
“Dan bahwasanya manusia tak akan memperoleh selain dari apa yg telah diusahakannya. Dan bahwasanya kelak akan diperlihatkan kemudian akan diberikan balasan dgn balasan yg paling sempurna.”  demikian firman Allah Azza wa Jalla.

Kebaikan yg ditunaikan dan kejahatan yg diperbuat seseorang pastilah akan kembali kepada pelakunya. Jika berbuat kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala sesuai dgn takaran yg telah dijanjikan-Nya. Sebaliknya jika berbuat kejahatan niscaya ia akan mendapatkan balasan siksa sesuai dgn kadar kejahatan yg dilakukannya. Sedangkan kebaikan dan kejahatan tidaklah bisa berhimpun dalam satu kesatuan.
Orang yg hati tertata rapih adl orang yg telah berhasil merintis jalan ke arah kebaikan. Ia tak akan tergoyahkan dgn aneka rayuan dunia yg tampak menggiurkan. Ia akan melangkah pada jalan yg lurus. Dititi tahapan kebaikan itu hingga mencapai titik puncak. Sementara itu ia akan berusaha sekuat-kuat utk berusaha sekuat-kuat utk memelihara diri dari sikap riya ujub dan perilaku rendah lainnya. Oleh karena surga sebaik-baik tempat kembali tentulah telah disediakan bagi kepulangan ke yaumil akhir kelak. Bahkan ketika hidup di dunia yg singkat ini pun ia akan meni’mati buah dari segala amal baiknya.
Dengan demikian sungguh betapa beruntung orang yg senantiasa bersungguh-sungguh menata hati krn berarti ia telah menabung aneka kebaikan yg akan segera dipetik hasil dunia akhirat. Sebaliknya alangkah malang orang yg selama hidup lalai dan membiarkan hati kusut, masai dan kotor. Karena jangankan akhirat kelak bahkan ketika hidup di dunia pun nyaris tak akan pernah merasakan nikmat hidup tenteram, nyaman dan lapang.
Marilah kita senantiasa melatih diri utk menyingkirkan segala penyebab yg potensial bisa menimbulkan ketidaknyamanan di dalam hati ini. Karena dgn hati yg nyaman, indah dan lapang niscaya akan membuat hidup ini terasa damai krn berseliweran aneka masalah sama sekali tak akan pernah membuat diri terjebak dalam kesulitan hidup, krn selalu mampu menemukan jalan keluar terbaik dgn izin Allah. Insya Allah!
by:etaa